//
archives

Flash Fiction

This category contains 37 posts

Malpraktik

Seorang Pengusaha Ternama jadi Korban Malpraktik. Suara Kasta, Jakarta. Antony Suweno, seorang pengusaha yang bergerak di bidang ekspor dan impor, dikabarkan meninggal di meja operasi malam tadi di Rumah Sakit Hanya Medika, Jakarta. Pak Asu – demikian Anton Suweno biasa dipanggil – sebelumnya sudah dirawat di rumah sakit itu selama dua hari, karena serangan jantung. … Continue reading »

Pulang Kampung

Siang tadi ujian terakhir dalam rangkaian UAS semester ini. Lega rasanya setelah dua minggu terus dihadapkan dengan ujian dan persiapannya yang tentu tidak bisa diwakilkan. Aku tidak kembali ke rumah kosku. Dari kampus langsung berangkat ke terminal bus antar kota karena sudah tidak sabar kembali ke kampungku. Maklum laki-laki, barang bawaanku tidak banyak, hanya beberapa pasang … Continue reading »

Atheis?

  Seorang atheis mati. Tuhan memberikannya kesempatan untuk hidup kembali, itu karena semasa hidupnya – walau dia seorang atheis – dia banyak melakukan kebaikan pada sesama. “Kamu Kuhidupkan kembali,” kata Tuhan padanya. “Baiklah, terimakasih,” jawabnya dingin. Dia pun kembali ke dunia dan hidup normal, tetap menjadi orang baik, tapi juga tetap menjadi atheis. Sampai pada … Continue reading »

Calon Legislatif

Di sebuah lobby hotel. “Hey, David ya?” “Iya, Aduh pangling, Henry ya?” “Hahahaha, lama kita tidak jumpa ya? Sejak lulus kuliah dul, udah berapa tahun ya?” “Sudah lama sekali yang jelas aku lulus duluan, kau kelamaan kuliah, kebanyakan demo kan?” “Hahahaha, iya, bisa aja kau Vid.” “Duduk dulu lah di sini, tidak buru-buru kan? Mari … Continue reading »

Surat Kaleng

“Dian, jadi kamu nerima aku nih?” “Iya, Yan.” “Makasih ya?” Dian hanya terdiam, aku pegang tangannya dia tidak menolak. Coba kukecup tangannya, dia menarik dengan halus. “Jangan dulu ya?” Aku hanya mengangguk tanda setuju. * Saat itu aku masih duduk di bangku SMA. Aku begitu tertarik dengan salah satu murid dari kelas lain yang namanya … Continue reading »

Anak Orde Baru

“Anak-anak, minggu depan kita tidak belajar di sekolah.” “Ayikkk!! Libur ya Bu?” Kata Diman, salah satu temanku. “Bukan! Siapa yang bilang libur, kita tetap belajar tapi tidak di sekolah.” Anak-anak dalam kelas termasuk aku saling berpandangan. Kami tidak mengerti apa yang dimaksud belajar tapi tidak di sekolah. Kami semua saling bertanya satu sama lain sehingga … Continue reading »

Cita-Cita Badu

Suatu hari sepulang sekolah, Badu berjalan kaki sendirian melintasi sebuah peternakan sapi. Dia melihat ada seorang kakek yang kesulitan mengangkat beberapa wadah susu dari aluminium ke atas pedati. Badu menghampiri kakek itu. “Kek, bisa saya bantu angkat?” Kakek itu menatap Badu, sedikit curiga. “Nggak apa-apa kok Kek, saya ikhlas.” Kakek hanya mengangguk. Akhirnya Badu membantu … Continue reading »

Dengar Pendapat

“Silakan masuk.” Aku segera berdiri dan mendekati penjaga yang memanggil aku. “Rentangkan tangan.” Aku mengikuti perintahnya. Petugas menemukan ponselku dan segera mengambilnya. “Okay anda sudah bersih, sekarang boleh masuk. Bapak Presiden sudah menunggu anda. Handphone anda bisa diambil nanti sesudah menghadap Bapak Presiden.” Aku segera masuk ke ruangan yang ditunjukkan oleh petugas itu. Entah mengapa … Continue reading »

Anak-Anak Berbakat

Saat itu aku sedang berkumpul bersama ibu-ibu yang lain di sebuah halaman sekolah taman kanak-kanak. Anak-anak kami baru saja selesai keluar dari kelas masing-masing. Kami ibu-ibu belum selesai dengan urusan kami, ngerumpi, jadi kami biarkan anak-anak bermain di lapangan sekolah. “Stephen! Ayo sini kita harus pulang, kamu kan ada les nanti!” Teriak salah satu ibu. … Continue reading »

Pertemuan Keluarga

Keluarga kami cukup disegani karena profesi kami, yaitu: pencopet. Ya benar, pencopet. Ayahku bisa dibilang god father untuk kelompok pencopet ini, dia paling dituakan di sini. Kami tidak sembarangan dalam merekrut orang. Bisa dibilang hanya orang yang mempunyai pertalian keluarga baik itu secara darah maupun perkawinan yang bisa masuk dalam kelompok kami. Kami saling melindungi … Continue reading »

Flickr Photos

Timbul pertanyaan

Rainy day

Watching TV

More Photos

Statistik

  • 18,221 hits

Twitter

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.