“Berbaris dua banjar!!!” Suara dari depan, lantang memerintahkan kami untuk berbaris sesuai posisi kami. “Kamu!” Suara itu mengagetkanku, “Jangan melamun saja! Ikut barisan yang benar!” “Baik Pak.” “Fokus dong, fokus! Tetap di barisanmu! Jangan berdiri di tengah begitu.” Aduh hampir saja jantungku copot. Ah, bodohnya aku ini, ini kan di akhirat, mana mungkin aku mati … Continue reading
Komentar Terkini